Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menetapkan target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bijih nikel untuk 2026 sebesar 260–270 juta ton. Angka ini turun lebih dari 30 persen dari realisasi 379 juta ton pada 2025. Sementara itu, estimasi total permintaan smelter nikel Indonesia pada 2026 mencapai 320–330 juta ton, sehingga terdapat celah pasokan 30–40 juta ton meskipun dengan impor dari Filipina.
Hingga 17 Maret 2026, hanya sekitar 50 perusahaan tambang yang telah menerima persetujuan RKAB dengan total kuota sekitar 100 juta ton. Masih terdapat kekurangan 160 juta ton dari target, dengan lebih dari 200 perusahaan menunggu persetujuan. Periode Ramadan dari 19 Februari hingga 20 Maret 2026 memperlambat efisiensi administrasi, menambah penundaan dalam proses persetujuan.
Dampaknya terlihat pada produksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Survei Mysteel terhadap sembilan proyek sampel di Indonesia menunjukkan produksi MHP pada kuartal pertama 2026 mengalami penurunan. Untuk Maret, jadwal produksi menunjukkan hanya 31.700 ton Ni. content, turun 18,61 persen month-on-month dan 16,37 persen year-on-year.
Di tengah ketidakpastian pasokan bijih nikel, pemerintah menetapkan kuota impor garam industri untuk industri chlor-alkali plant (CAP) sebesar 1,18 juta ton pada 2026. Garam industri dengan kandungan natrium klorida minimal 97 persen merupakan bahan baku utama produksi chlor-alkali yang menghasilkan klorin dan caustic soda. Pasar caustic soda Indonesia mencapai 1.089,3 ribu ton pada 2025 dan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 1,32 persen hingga 2034.
Caustic soda pearls dan industrial salt tetap menjadi komoditas strategis bagi industri nikel dan chlor-alkali Indonesia. Ketidakpastian pasokan bijih nikel di awal tahun 2026 memberikan tekanan pada rantai pasok bahan kimia industri secara keseluruhan.
Membutuhkan pasokan caustic soda pearls atau industrial salt berkualitas tinggi untuk mendukung operasional Anda? Silakan isi Formulir Pertanyaan di bagian bawah halaman ini, atau hubungi tim penjualan kami secara langsung melalui WhatsApp, Facebook, Instagram, X, atau TikTok yang tertera pada bilah sisi (sidebar).