BERITA

Berita industri kimia Indonesia & Asia Tenggara — pasar lokal, regulasi, dan logistik pelabuhan.

Impor Garam Industri Indonesia Naik 13,1 Persen; Permintaan Soda Ash untuk Infrastruktur Meningkat Tajam

Dipublikasikan: 2026-05-29 | Wilayah: Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor garam industri Indonesia mencapai sekitar 936.000 ton pada periode Januari–Mei 2026, naik 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini terjadi di tengah upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor dan mencapai swasembada garam pada 2027.

Salah satu pengguna utama garam industri adalah sektor chlor-alkali plant (CAP) dengan kebutuhan pada 2026 diproyeksikan mencapai 1,18 juta ton. Kenaikan impor di awal tahun mencerminkan kebutuhan industri untuk mengamankan persediaan menghadapi ketidakpastian kebijakan.

Secara paralel, pasar soda ash global terus mengalami pertumbuhan. Pasar soda ash diproyeksikan tumbuh dari 76,18 juta ton pada 2025 menjadi 78,04 juta ton pada 2026, dengan CAGR 2,86 persen hingga 2035. Indonesia saat ini mengimpor sekitar 1,2 juta ton soda ash per tahun karena belum memiliki fasilitas produksi domestik.

Pertumbuhan permintaan soda ash di Indonesia didorong oleh sektor kaca dan infrastruktur. Industri kaca menyumbang sekitar 55 persen konsumsi soda ash global, digunakan dalam pembuatan kaca datar, kaca kontainer, dan kaca fotovoltaik. Proyek pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) dan proyek infrastruktur besar lainnya di Asia Tenggara menambah permintaan soda ash sekitar 600.000 ton per tahun.

Soda ash dan calcium chloride menghadapi peningkatan permintaan dari sektor konstruksi dan pengolahan air industri. Pembangunan infrastruktur skala besar di Indonesia terus mendorong konsumsi bahan kimia industri untuk aplikasi kaca, beton, dan treatment air.

Minta Penawaran Resmi

Ingin mengamankan pasokan soda ash atau calcium chloride untuk proyek konstruksi dan industri Anda? Kirimkan rincian kebutuhan Anda melalui Formulir Kontak di bawah, atau klik ikon WhatsApp, Facebook, Instagram, X, atau TikTok di bilah samping untuk merespons kebutuhan Anda secara cepat.

← Kembali ke daftar berita