Kementerian Perindustrian RI menargetkan pertumbuhan sektor kimia sekitar 5,7% pada fase pemulihan pasca-pandemi, dengan penekanan pada hilirisasi petrokimia dan substitusi impor bahan baku strategis.
Program hilir mendorong investasi pada produk turunan, sementara banyak produsen lokal tetap membutuhkan pasokan bahan baku impor yang stabil — termasuk soda ash, kaustik soda, kalsium klorida, natrium nitrit, dan garam industri — untuk menjaga kontinuitas produksi.
Sebagai eksportir kimia dari Shandong, China, Guowei Chemical siap mendukung buyer Indonesia. Lihat daftar produk atau kirim permintaan penawaran.